Kematian dan Pengajarannya

Words of wisdom  by Steve Jobs

Kenal siapa Steve Jobs?

Kenal siapa Bill Gates?

Well, bagi yg dah kenal, alhamdulillah. Bagi yang belum kenal Steve Jobs, tapi maklum benar siapa Bill Gates…,
Steve Jobs adalah who Bill Gates is to Microsoft, as he (Steve Jobs) is to Apple Macintosh. In other words, the founder???

product-front-15

Yes. Steve Jobs is the founder of Apple Mcintosh.

Berikut adalah sedikit sedutan-sedutan dari ucapannya kepada graduan Stanford Univ USA dihari konvokesyen mereka, yang mungkin dapat kita jadikan iktibar sedikit sebanyak di mana yang boleh. Ucapannya agak panjang untuk ana muatkan semuanya di sini. Jadi, buat masa ini, ana ringkaskan beberapa points dahulu, insyaAllah ada rezeki di kelapangan lain, ana akan cuba sambung lagi.

Steve memulakan bicaranya tentang bagaimana takdir membawanya ke tempat dia berdiri sekarang. Istilahnya, ‘Kalau tidak kerana….. ini semua tak akan berlaku’, ‘Kalau tidak kerana…..saya tak akan berbuat seperti ini dan ini…’ sehingga membawanya kepada kejayaan yg ditempa sekarang.

you can’t connect the dots looking forward; you can only connect them looking backwards. So you have to trust that the dots will somehow connect in your future. You have to trust in something — your gut, destiny, life, karma, whatever. This approach has never let me down, and it has made all the difference in my life.

(Bagi kita orang Islam, apa sepatutnya yg kita trust in? Gerak hati? Takdir? Life itself? or Karma?…. Bagi ana, percaya dengan usaha dan perancangan kita, berpaksikan pada ketentuan Allah dalam keluasan ilmuNya. Steve percaya ada sesuatu yang menantinya di hadapan sana, dan dia hanya perlu berusaha menuju ke arah tersebut. Dia merancang, dan dia berusaha ke arah itu, sehingga dia benar2 berjaya. Sebagai hamba Allah yang menyedari betapa kerdilnya diri, usaha adalah satu tuntutan yang perlu dilaksanakan, tetapi meletakkan segalanya dalam paksi ketentuan Allah, amat perlu untuk memastikan kita sentiasa peka siapa diri kita yg sebenarnya. Bahwa kita hanyalah hambaNya. Berjaya atau tidaknya kita dengan usaha yg sudah dicurahkan, kita tetap hambaNya yg serba lemah dan bergantung pada kehendakNya jua. Ini akan menenangkan kita dalam apa juga situasi yg mendatang. Wallahu’alam.)

I’m pretty sure none of this would have happened if I hadn’t been fired from Apple. (Yes, he was fired from the company that he himself started- that can happen when your company becomes bigger and bigger, and you start hiring people more and more, and Board of Directors suddenly is a must. And you are no longer the no. 1 boss there!) It was an awful tasting medicine, but I guess the patient needed it. Sometimes life hits you in the head with a brick. Don’t lose faith. I’m convinced that the only thing that kept me going was that I loved what I did. You’ve got to find what you love. And that is as true for your work as it is for your lovers. Your work is going to fill a large part of your life, and the only way to be truly satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what you do. If you haven’t found it yet, keep looking. Don’t settle. As with all matters of the heart, you’ll know when you find it. And, like any great relationship, it just gets better and better as the years roll on. So keep looking until you find it. Don’t settle.

(Again, as a muslim, what is it that we should love? What is it that we should consider as great work that we love doing? That will only make you feel better and better as the years roll on?… well make sure that your answer is doing dakwah, because it is the work of the anbiya, and what better example should we follow other than that? The footsteps of the anbiya…  Then, bagaimana bersungguhnya beliau dalam kerja2nya. Bagaimana ‘itqan’ itu dihayati dan  dilaksanakan dalam menjalani gerak kerjanya hari-hari. Rasulullah pernah berpesan kepada kita supaya bersungguh2 dalam melakukan apa juga kerja. Faktor ‘ihsan’ perlu diguna pakai dalam kehidupan kita sehari2. Bahwa Allah melihat setiap yg kita lakukan. Kalau ini terkesan di hati, pasti kita cuba yg terbaik utk diperlihatkan pada yg tercinta.)

If you live each day as if it was your last, someday you’ll most certainly be right.”
071

Death is very likely the single best invention of Life.

(Subhanallah! Nicely put. Walaupun dia di ‘alarm’kan dengan sakit cancer yg akan membawa kepada maut, tapi kita sebagai seorang Muslim yg selalu disarankan Rasulullah saw utk mengingati mati, walaupun sebelum datangnya tanda2 kematian yg hampir, maka iktibarnya tetap dapat kita cedok dari kisah Steve Jobs ini. Kesungguhannya bekerja kerana merasakan itulah yang terakhir yg dapat diberi sebelum dia pergi meninggalkan semuanya. Bukankah Rasulullah saw pernah bersabda,
‘Orang yg berjaya itu adalah mereka yg selalu mengingati mati’?
Orang yg ‘hidup’ itu adalah org yg sentiasa mengingati saat bila mana dia akan benar2 dihidupkan semula, yaini di akhirat kelak? Dan kematian adalah ‘pintu’ menuju pada kehidupan yg sebenar.)

Kadang-kadang, banyak yang kita boleh belajar dari orang yang sudah berjaya dalam hidupnya di dunia ini, walaupun ianya seorang kafir. Kejayaan mereka di dunia yg fana ini adalah kerana mereka melaksanakan sunnatullah yg telah Allah tetapkan sebagai asbab untuk berjaya. Namun, untuk kita berjaya dengan sebenar2 berjaya dari dunia hingga ke akhirat nanti, kedua dua sunnatullah dan syariatullah hendaklah dipatuhi. Maka pilihannya di tangan kita…. dan kita akan ditanya dan disoal atas pilihan yg kita buat sendiri. Mohon petunjuk Illahi, mohon taufiq dan hidayahNya untuk kita membuat pilihan yang setepat-tepatnya, demi kejayaan dunia dan akhirat. Demi kehidupan baik yg fana, apatah lagi untuk yg kekal abadi.

Wallahu’alam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s